Photobucket

Sabtu, 12 Februari 2011

Cara Merawat Monitor


Tips-tips di bawah ini mungkin bisa Anda coba. 

  1. Mencabut kabel power supply komputer atau monitor dari stop kontak Jangan lupa, apabila kita sudah selesai menggunakan komputer, segera matikan tombol on/off monitor dan cabut juga kabel yang menghubungkan komputer atau monitor dengan stop kontak. Dengan demikian, tidak ada lagi aliran listrik yang akan masuk ke komputer kita. 
  2. Mematikan monitor ketika komputer sedang idle Kadang kala, kita sedang men-defragmentasi file-file di hardisk. Dari pada menunggu proses defragmentasi itu selesai, lebih baik kita jalan-jalan sebentar sekitar 30 menit dan matikan pula monitor Anda.
  3. Monitor yang berada di ruangan ber-AC Bagi kita yang menggunakan komputer di dalam ruangan yang ber-AC, sungguh beruntung, karena AC dapat mendinginkan komponen-komponen elektronik di komputer maupun monitor. Tetapi, perlu dilihat, apakah posisi monitor Anda tepat berada di bawah AC? Bila ya, jangan sampai ada tetesan air AC yang menetes ke monitor. Awas, bisa terjadi hubungan arus pendek jika terkena air.
  4. Monitor yang berada di ruangan TIDAK ber-AC Pastikan bahwa ruangan tersebut mempunyai aliran udara, seperti jendela atau lubang angin yang mencukupi. Boleh juga menambahkan kipas kecil di atas monitor supaya udara panas segera keluar dari perangkat monitor kit.
  5. Bersihkan monitor seminggu sekali Cukup dengan kemoceng, kita kipas-kipaskan untuk membersihkan debu-debu yang menempel. Apabila punya waktu luang, bersihkan dengan kain dan pembersih khusus perangkat komputer.
Lisensi Dokumen:
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Merawat Power Supply



Power supply berfungsi untuk merubah arus tegangan listrik bolak-balik (AC), menjadi searah (DC). Dengan fungsi tersebut maka arus tegangan listrik yang tadinya arus kuat berubah menjadi arus kecil.
Untuk merawat Power supply lakukanlah perawatan secara rutin, langkah – langkahnya :

  1. Gunakanlah stabilizer, untuk menahan saat tegangan listrik mati, arus kuat (listrik) yang datang tiba-tiba dating, hal-hal semacam ini dapat dihindari dengan menggunakan stabilizier. Sebab fungsi dasar sebuah stabilizer adalah menahan shock electricit.
  2. Menggunakan perangkat tambahan pada komputer yang menguras pasokan sumber listrik. Maksudnya adalah, memberikan beban baru terhadap tegangan listrik yang harus dihadirkan pada mesin komputasi.
  3. Membersihkan debu atau kotoran yang masuk kedalam casing power supply.Debu-debu yang terkumpul dapat menghambat sirkulasi tegangan listrik dan udara. Gunakanlah sikat halus (alat pembersih) untuk membersihkan debu-debu tersebut. Karena, bagaimana pun juga komponen-komponen yang ada dalam mainboard komputer mempunyai sifat yang sangat sensitif.


    Lisensi Dokumen:
    Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Perawatan flasdisk


Antara lain sebagai berikut :
  1.  Beli Flashdisk yang punya kredibilitas. Tentunya pesan orang doeloe “kalah membeli, menang memakai”. Saya tidak menyebutkan namanya tetapi tentu anda ada bayangan mengenai flashdisk yang berkualitas. Data anda adalah harta anda, jangan biarkan hancur gara-gara flashdisk murahan yang anda beli.
  2. Gunakan flashdisk dengan tepat. Flashdisk adalah tempat penyimpanan dan transfer artinya jangan mengerjakan pekerjaan langsung dari flashdisk. Sebaiknya anda mengerjakan pekerjaan pada harddisk komputer lalu ditransfer ke flashdisk. Fliashdisk tidak mempunyai ketahanan panas seperti harddisk.
  3. Jauhkan Flashdisk dari air. Memang karena semakin majunya teknologi maka juga menjadi semakin peka. Siraman air terhadap flashdisk dapat menyebabkan korslet pada sistem listriknya.
  4. Hindarkan dari udara panas dan sinar matahari langsung. Panas berlebihan dapat merusak perangkat elektronikik dalam flashdisk. Oleh karena itu simpanlah dia pada tempat yang sejuk.
  5. Formatlah flashdisk secara benar. Ada banyak orang mem-format flashdisk secara “quick format”. Saya tidak menganhurkan cara ini karena quick format biasanya tidak sempurna hasilnya. Formatlah flashdisk secara normal.
  6. Edject/Remove flash disk. Jangan langsung mencabut flashdisk sebelum me-remove melalui prosedure, karena itu sama saja mencabut secara paksa dan bisa merusak aliran listriknya.
  7. Jauhkan dari magnet sangat kuat. Terutama ketika sedang dipakai, jauhkan flashdisk dari magnet sangat karena dapat mempengaruhi kelistrikan dalam flashdisk.
  8. Lakukan scan virus secara berkala. Virus tidak dapat merusak hardware tetapi dapat merusak data anda. Bersihkan secara berkala dengan antivirus.
  9. Lakukan defrag berkala. Sebagaimana pada harddisk maka flashdisk juga harus didefrag agar bad sector atau file-file yang berantakan dan mungkin ada dalam

    Lisensi Dokumen:
    Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates